Download data DEM (Digital Elevation Model) secara gratis melalui website
https://asterweb.jpl.nasa.gov/data.asp
Pilih Earthdata Search
Setelah tampilan sudah menampilkan jenis-jenis data dan peta dasar. Cari posisi daerah yang akan diambil DEM nya.
Sebagai contoh saya mencari data pada posisi titik di Jakarta.
Lakukan filter pada koleksi data yang tersedia.
Di contoh ini saya ingin mendapatkan data DEM/DTM sehingga saya melakukan filter untuk set data menjadi DEM/DTM saja.
Setelah dilakukan filter data, maka hanya data DEM yang tertampil. Filter data berdasarkan tanggal juga dapat dilakukan untuk mendapatkan data sesuai dengan rentan waktu yang kita inginkan.
Perlu diperhatikan data yang didownload dalam bentuk set data, perhatikan angka di samping tombol download. Angka di samping tombol download merepresentasikan jumlah data yang didownload. Untuk dapat mengurangi data yang didownload tekan lambang plus (+) untuk memilih data yang akan didownload.
Setelah memilih yang akan didownload maka halaman web akan diteruskan ke web untuk login. Buat akun dan login untuk dapat mendownload data yang kita inginkan.
Setelah login dan muncul informasi besar data yang akan didownload pilih tombol Edit Options untuk memilih tipe data yang akan didownload.
Setelah memilih tipe data yang akan didownload maka tombol Download Data dapat ditekan dan dapat melakukan download.
Download diweb ini bersifat meminta data, sehingga data tidak langsung didownload. Setelah menekan tombol Donwload Data akan waktu untuk dapat mendapatkan link download data melalui Email. Progres dari status permintaan data dapat dilihat di download Status dari data yang kita request.
Setelah data DEM/DTM didownload maka kita dapat mengimport data DEM/DTM melalui aplikasi QGIS pada menu Add Layer > Add Raster Layer...
Data DEM/DTM akan memiliki format TIFF yaitu gambar yang memiliki koordinat. Masukkan data Raster dengan mengklik tanda tiga titik (...)
Lakukan pengolahan data DEM dengan menggunakan Processing Toolbox> Raster Extraction> Contour.
Input layer yang digunakan adalah data DEM yang sudah kita import ke dalam layer. Atur interval contour lines sesuai kebutuhan. Untuk perhitungan ideal kontur dapat disesuaikan dengan skala peta yang akan disajikan.
Rumus interval kontur (CI) adalah:
CI = penyebut dalam skala × (1/2000)
Skala peta 1:50.000 berarti:
CI (m) = 50.000 × (1/2000) = 25 meter
Setelah itu jalankan tombol Run untuk melakukan proses pembuatan kontur dari data DEM.
Setelah itu akan terbentuk peta layer kontur.
Kita dapat mengatur warna sesuai dengan kebutuhan kita dibagian properties > Symbology layer kontur tadi.
Setelah itu maka kontur yang terbentuk tadi memiliki label ketinggian.
Pilih Open Field Calculator
Buat tabel baru bernama index. Tulis rumus if("ELEV"%100=0, 1, NULL) untuk mengisi nilai tabel index.
Maka akan terbentuk tabel baru berjudul index.
Atur kembali pada properties layer kontur di bagian symbology. Pilih value index dan tekan tombol Classify. Buat ketebalan simbol untuk value 1 lebih tebal dari value yang lain.
Setelah di-apply dan ok, maka tampilan kontur akan lebih baik.
Kita akan membuat tampilan kontur semakin baik dengan menambah attribute tabel layer kontur lagi.
Buka attribute table layer kontur lagi dan pilih field kalkulator lagi. Buat tabel baru dengan output field name label. Kemudian tulis rumus "index"*"ELEV" lalu klik ok.
Maka akan terbentuk tabel baru berjudul label. Tabel ini dibuat untuk label kontur dengan interva 100 sesuai dengan data index.
Atur kembali properties layer kontur pada bagian Label.
Tampilan kontur akan menjadi lebih baik dengan label sesuai index yang kita buat.